Kebutuhan
manusia dapat kita golongkan menjadi empat kelompok, yaitu kebutuhan yang
terkait dengan masalah intensitas, waktu, sifat, dan subjek.
a.
Kebutuhan
menurut intensitas (penting atau tidaknya), Kebutuhan ini dipandang dari
urgensinya, atau mendesak tidaknya suatu kebutuhan. Kebutuhan ini dikelompokkan
menjadi tiga yaitu kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tersier.
1.
Kebutuhan
primer
Kebutuhan primer adalah kebutuhan
yang benar-benar sangat dibutuhkan
orang dan sifatnya wajib untuk
dipenuhi. Kebutuhan primer contohnya makanan, minuman, pakaian rumah,
kesehatan, dan pendidikan.
2.
Kebutuhan
sekunder
Merupakan kebutuhan yang timbul
setelah kebutuhan primernya tercukupi. Kebutuhan sekunder untuk masing-masing
orang berbeda. Seseorang yang memiliki penghasilan yang tinggi untuk membeli
mobil keluaran terakhir merupakan kebutuhan sekunder sedangkan bagi seorang
pegawai rendahan yang
berpenghasilan pas-pasan sebuah
mobil atau motor merupakan barang mewah yang mustahil dapat dibeli.
3.
Kebutuhan
tersier
Merupakan kebutuhan ketiga setelah
kebutuhan primer dan sekunder terpenuhi.
Kebutuhan ini agak cenderung ke
barang-barang mewah yang bertujuan untuk
menunjukkan prestise atau status
sosial di mata masyarakat. Contoh benda-benda
yang dapat dikategorikan ke dalam
kebutuhan tersier adalah rumah mewah, kapal
pesiar, lukisan pelukis yang
diciptakan pelukis ternama, maupun berlian.
b. Kebutuhan
yang berhubungan dengan masalah waktu dapat kita bagi menjadi sebagai berikut.
1.
Kebutuhan
sekarang
Kebutuhan sekarang adalah
kebutuhan yang harus dipenuhi sekarang juga dan tidak dapat ditunda-tunda lagi.
Contohnya adalah tersedianya makanan pada saat orang lapar, minuman bagi orang
kehausan dan obat bagi yang sakit.
2.
Kebutuhan
masa mendatang
Maksudnya ialah kebutuhan sifatnya
tidak terlalu mendesak dan oleh karena itu keberadaannya masih dapat ditunda. Kebutuhan
masa mendatang lebih bersifat persiapan atau persediaan untuk mengantisipasi
kebutuhan di kemudian hari. Contohnya adalah menabung dan naik haji.
3.
Kebutuhan
yang tidak tertentu waktunya
Kebutuhan yang disebabkan sesuatu
yang terjadi secara tiba-tiba atau tidak disengaja yang sifatnya insidentil
atau kadang-kadang. Misalnya, kebutuhan memberi bantuan kepada saudara yang
punya hajat dan kebutuhan menolong
saudara kita yang terkena bencana
Tsunami di Aceh.
4.
Kebutuhan
sepanjang waktu
Kebutuhan sepanjang waktu ialah
kebutuhan yang memerlukan waktu yang lama
dan boleh dikatakan sepanjang
waktu, misalnya kebutuhan mencari ilmu atau belajar.
c.
Kebutuhan
menurut sifatnya dapat kita bagi menjadi kebutuhan jasmani dan kebutuhan
rohani.
1.
Kebutuhan
jasmani berkait erat dengan masalah kesehatan ataupun penampilan seseorang.
Contohnya adalah berolahraga, makan-makanan bergizi, istirahat yang cukup dan
sebagainya.
2.
Kebutuhan
rohani adalah kebutuhan yang berkaitan dengan masalah kejiwaan misalnya
beribadah, berekreasi atau hiburan, bersosialisasi di masyarakat, dan melakukan
atau menikmati aktivitas berkesenian.
d.
Kebutuhan
menurut subjeknya dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu kebutuhan
individu dan kebutuhan kolektif.
1.
Kebutuhan
individu sifatnya perseorangan sehingga kebutuhan antara orang yang satu dengan
yang lainnya tidak ada yang sama. Misalnya seorang pelajar akan butuh buku-buku
pelajaran, pulpen, jangka, pensil dan sebagainya. Sedangkan seorang tukang kayu
membutuhkan gergaji, palu, paku, bor, serut kayu, dan pensil untuk melakukan
berbagai aktivitas pekerjaannya.
2.
Kebutuhan
kolektif atau kebutuhan bersama dalam suatu masyarakat dimanfaatkan untuk
kepentingan kolektif atau bersama. Contohnya adalah rumah sakit, jalan,
jembatan, dan tempat-tempat rekreasi.
Tidak ada komentar :
Posting Komentar